Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024

Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024 - Hallo sahabat Kumpulan Berita Terkini & Terupdate 2023, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024 , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Dewan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024
link : Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024

Baca juga


Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024


AMBON - BERITA MALUKU.
Sejumlah daerah di Provinsi Maluku sudah mulai menunjukan kesiapan menjelang pelaksanaan agenda politik di tahun 2024 mendatang, baik itu Pemilihan Umum (Pemilu) di bulan Februari, maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di bulan November. 


Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Jantje Wenno kepada wartawan di rumah rakyat, karang panjang, Ambon, Senin (13/03/2023). 


Dikatakan, kesiapan daerah menyambut pesta demokrasi lima tahunan itu ditunjukan lewat penganggaran, terutama untuk pelaksanaan Pilkada yang dibiayai dari APBD.   


Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Neger terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), anggaran Pilkada yang sudah harus siap daerah 40 persen di tahun 2023, sisanya di tahun 2024. 


"Saya kira di daerah sudah menunjukan kesiapan menyosong Pilkada," ucapnya.  


Hanya saja, Wenno mengakui masih ada daerah yang mempertanyakan biaya untuk lembaga Ad Hoc, seperti PPK, PPS, dan lain sebagainya. Karena dikhwatirkan akan terjadi double pembiayaan, sehingga daerah menghendaki agar dibiayai oleh provinsi. 


"Karena dia tidak boleh double pembiayaan, jadi mereka menghendaki supaya itu dibiayai oleh Provinsi, supaya biaya di kabupaten/kota lebih hemat. Itu menjadi harapan mereka, sehingga badan Ad Hoc harus dibayai oleh provinsi," tuturnya. 


Namun dilain sis, kata Wenno untuk Pilkada, provinsi memiliki kebutuhan anggaran yang sangat besar. Hal ini terlihat dari usulan anggaran oleh KPU Provinsi mencapai Rp315 miliar, Bawaslu Rp256 miliar, belum lagi biaya keamanan TNI dan Polri. 


"Hal ini harus segera dituntaskan lembaga Ad Hoc, apakah menjadi tanggung jawab provinsi atau kabupaten/kota. Karena tiap daerah berbeda-beda tetapi rata-rata diatas Rp30 miliar, seperi misalnya paling kecil anggap saja kota tual, tetapi kebutuhannya Rp25-30 miliar, belum lagi kalau kabupaten penduduknya besar, pasti biaya lebih besar," pungkasnya.



Demikianlah Artikel Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024

Sekianlah artikel Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Hasil Pengawasan Komisi I DPRD Maluku, Daerah Sudah Menunjukan Kesiapan Jelang Agenda Politik 2024 dengan alamat link https://hackedwebsiteservice.blogspot.com/2023/03/hasil-pengawasan-komisi-i-dprd-maluku.html
Get updates in your Inbox
Subscribe

Cari Blog Ini

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Sample Text

Pages

Kontributor

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Unordered List

Recent Posts

  • https://disbudporapar.sumenepkab.go.id/kocok.php?tunnel=baris4d